SMAN 1 Lawang menggelar upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Kegiatan ini diikuti oleh para siswa, guru, dan tenaga kependidikan dengan Muhammad Fauzi sebagai pembina upacara. Dalam amanatnya, Muhammad Fauzi menyampaikan pentingnya menjadikan Pancasila sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari, tidak hanya sebagai dasar negara dan ideologi bangsa, tetapi juga sebagai landasan untuk menjaga persatuan di tengah perbedaan. Ia menyoroti pentingnya membangun kekompakan, khususnya di lingkungan kelas.
Menurutnya, kebersamaan yang telah terbentuk dapat terganggu apabila muncul kelompok-kelompok yang justru memicu perpecahan. Oleh karena itu, para siswa diharapkan mampu menjaga hubungan yang harmonis dan saling mengingatkan demi terciptanya lingkungan sekolah yang rukun. Ia mengajak siswa untuk mengambil pelajaran tentang pentingnya menjaga persatuan dalam sebuah tim. Kekompakan tidak hanya dibangun melalui kerja sama, tetapi juga perlu dijaga agar tidak mudah goyah akibat permasalahan internal.

“Kita semuanya satu keluarga. Ketika ada permasalahan apa pun, silakan diselesaikan sesuai dengan Pancasila,” ujar Muhammad Fauzi dalam amanatnya. Di akhir amanatnya, ia turut mengapresiasi kedisiplinan peserta upacara yang telah hadir tepat waktu. Ia berharap sikap disiplin tersebut dapat terus dipertahankan bersama dengan semangat menjaga persatuan dan tanggung jawab. Melalui peringatan Hari Kesaktian Pancasila ini, seluruh warga SMAN 1 Lawang diharapkan semakin memahami bahwa pengamalan Pancasila dapat dimulai dari hal-hal sederhana, seperti menghargai perbedaan, menjaga kekompakan, dan menyelesaikan permasalahan secara bijaksana. Dengan demikian, nilai-nilai Pancasila tidak hanya menjadi hafalan, tetapi juga tercermin dalam sikap dan tindakan sehari-hari.
0 Comments